Sumber: "http://www.madupropolis.com/propolis-vs-obat-syntetic/"
Propolis atau obat synthetic yang kita pilih saat anak kita sering jatuh sakit? Ketika anak jatuh sakit dan pergi ke dokter, umumnya dokter akan memberikan obat sebagai berikut: obat penurun demam, obat penyembuh sakit yang diderita, vitamin, antibiotic synthetic atau obat-obatan lainnya. Dan umumnya obat yang diberikan dokter jika dikonsumsi terus menurus justru akan memberikan efek samping bagi perkembangan anak.
Lantas apa keungulan Propolis dibandingkan dengan Obat synthetic?
Propolis merupakan obat alami yang disediakan alam untuk umat manusia. Propolis dikumpulkan oleh lebah madu dari tumbuh-tumbuhan atau pucuk muda dan kulit pohon terutama pohon poplar. Setelah itu propolis dicampur dengan enzim-enzim dari tubuh lebah itu sendiri.
Propolis merupakan 100% zat alami yang banyak mengandung zat-zat berguna bagi kesehatan tubuh. Propolis merupakan antibiotic alam yang bebas racun dan tanpa efek samping.
Hal ini tentu berbeda dengan obat synthetic yang dibuat secara masal dengan merubah struktur kimianya sehingga mirip dengan Zat alami aslinya. Penggunaan obat synthetic secara terus menerus akan mengakibatkan pengaruh negative baik bersifat sementara atau permanen yang umumnya bisa menimbulkan penyakit baru bagi penderita.
Propolis vs Obat synthetic : Propolis besifat penetral racun dan obat synthetic umumnya mengandung racun. Propolis merupakan antibiotic alami dan Obat synthetic adalah antibiotic buatan. Propolis besifat tanpa efek samping dan Obat synthetic bisa menimbulkan efek samping jika dikonsumsi terus menerus. Propolis besifat mutiguna jadi saat dikonsumsi memperbaiki keseluruhan system tubuh sedangkan obat synthetic umumnya diproduksi secara spesifik hanya untuk penyakit tertentu.
Keungunlan Propolis lainnya jika dibandingkan dengan Obat synthetic. Propolis mengandung Bioflavanoid yang berperan dalam meningkatkan system imun (kekebalan tubuh). Bioflavanoid dalam propolis bekerja dengan cara meningkatkan aktivitas dan perbanyak limfosit T dan makrofag yang sangat berguna dalam memusnakhan zat asing dalam tubuh seperti bakteri, sel kanker/tumor dan virus.
Propolis Juga bisa dikonsumsi bersamaan dengan obat dokter tanpa efek samping. Sekarang pilihan kembali kepada kita, apakah dalam menjaga kesehatan anak-anak kita memilih obat sintetik atau obat alami yang disediakan oleh alam.
Wednesday, April 7, 2010
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Posting Terbaru
Popular Posts
-
Cara Konsumsi/Pemakaian Propolis Diminum: teteskan propolis dengan 1/4 gelas air putih lalu dikocok (sangat bagus dicampur dengan madu...
-
Tanya: Apa itu Propolis? Jawab: Zat resin yang dikumpulkan oleh lebah dari tumbuh-tumbuhan atau pucuk muda dan kulit pohon terutama poho...
-
Melia Propolis (Propolis yang distribusikan oleh PT Melia Nature Indonesia) mempunyai reaksi dengan kecepatan yang luar biasa. Reaksi / efek...
-
Sertifikat Badan POM Melia Biyang Surat Izin Usaha Penjualan Langsung (SIUPL) Tetap PT. Melia S...
-
Nurul Ulfah - detikHealth Hannah Camille (foto: dailymail) Jakarta, Saat melihat dirinya di depan cermin, Hannah Camille merasa sangat jele...
-
Untuk keamanan produk Propolis gunakan hanya produk yang telah mengantongi izin resmi BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Makanan) Republik Indo...
-
Sumber: "http://health.kompas.com" DEFINISI Anemia adalah kondisi dimana tubuh tidak memiliki cukup sel darah merah untuk mencukup...
-
Sumber : http://www.perempuan.com/new/index.php?aid=18344&cid=5&03%2F16%2F09%2C03%3A03%3A13 Friday, 6 March 2009 Tidak hanya...
-
Bapak ODIH, 50 thn, Sadang RT 01/11 Cibiru Bandung. Keluhan : Benjolan di pelipis dan punggung. Konsumsi propolis 3x5 tetes selam...
-
Sumber: www.meliasehatsejahtera.com PT. MELIA SEHAT SEJAHTERA Profile Perusahaan Adalah sebuah perusahaan yang memasarkan...
No comments:
Post a Comment